
Bangkit Setelah Menghadapi Tantangan, Yuhaniza Putri Raih Prestasi Akademik Tingkat Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dari Program Studi Pendidikan Matematika UIN Ar-Raniry Gelombang III Tahun 2026
Yuhaniza Putri merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Ar-Raniry Banda Aceh, yang berasal dari Desa Blang Dhot, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Aceh. Putri dari Ibu Nurvina dan Almarhum Bapak Zaini ini dikenal sebagai mahasiswa yang aktif mengembangkan diri melalui bidang akademik, olahraga, organisasi, dan dunia pendidikan.
Ketertarikan Yuhaniza terhadap pendidikan matematika berawal dari sosok ibunya yang berprofesi sebagai guru matematika. Inspirasi tersebut mendorongnya memilih Program Studi Pendidikan Matematika dengan harapan dapat mengikuti jejak sang ibu. Semangat belajarnya telah terlihat sejak bangku sekolah dasar hingga Madrasah Aliyah Negeri (MAN). Selama menempuh pendidikan tersebut, ia konsisten meraih peringkat pertama dan pernah menjadi juara umum di sekolahnya.
Prestasi akademik Yuhaniza berlanjut ketika memasuki perguruan tinggi. Pada semester pertama, ia berhasil memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,00. Pencapaian tersebut menjadi salah satu bukti kesungguhannya dalam menjalani perkuliahan. Di tengah kesibukannya mengikuti organisasi, kompetisi, dan bekerja sebagai pengajar, ia berusaha menjaga tanggung jawab akademiknya agar tetap berjalan dengan baik.

Selain berprestasi dalam bidang akademik, Yuhaniza juga memiliki minat besar terhadap olahraga catur. Ia aktif mengikuti berbagai turnamen dan berhasil meraih sejumlah penghargaan, di antaranya medali perunggu cabang olahraga catur pada POMDA Lhokseumawe tahun 2023, Juara III Terbaik Putri pada Media Post Aceh 2023 tingkat provinsi, serta penghargaan Third Best Female College Student dalam kategori umum dan Third Best Women dalam kategori mahasiswa pada Piala Rektor II Internasional. Ia juga berpartisipasi dalam ajang PKM di Jambi pada cabang olahraga catur yang melibatkan peserta dari Sumatra dan Asia Tenggara.
Kecintaannya terhadap catur tidak hanya diwujudkan melalui kompetisi, tetapi juga melalui kontribusi dalam pengembangan kegiatan kemahasiswaan. Yuhaniza pernah menjabat sebagai Sekretaris Umum UKM Catur Pion Sakti UIN Ar-Raniry selama dua periode, yakni 2023/2024 dan 2024/2025. Ia juga menjadi salah satu pihak yang turut merintis pembentukan UKM Catur di UIN Ar-Raniry, yang disebut sebagai UKM Catur pertama di lingkungan universitas tersebut. Pengalaman ini menjadi bagian penting dari kontribusinya dalam membangun ruang pengembangan minat dan bakat mahasiswa, khususnya di bidang olahraga catur.
Di luar kegiatan akademik dan olahraga, Yuhaniza berusaha memanfaatkan masa kuliahnya untuk aktif dalam berbagai organisasi sekaligus mengembangkan pengalaman profesional. Pada periode 2025/2026, ia dipercaya menjadi Bendahara Umum Himpunan Mahasiswa Matematika dan Pendidikan Matematika (HIMMAPTIKA) serta Ketua Departemen Kesejahteraan Mahasiswa (KESMA) DEMA Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Ia juga pernah menjadi pengurus HIMMAPTIKA pada periode 2023–2025 dan terlibat dalam kepengurusan Pojok Baca Asy-Syifa. Selain menjalankan amanah organisasi, ia juga bekerja sebagai pengajar, sehingga dapat mengembangkan pengalaman mengajar sekaligus menerapkan ilmu yang diperolehnya selama menempuh pendidikan.
Kesungguhannya dalam bidang akademik juga diwujudkan melalui penyusunan tugas akhir yang diarahkan pada publikasi ilmiah. Bersama dosen pembimbingnya, Dr. Duskri, M.Kes., Yuhaniza mengupayakan publikasi artikel jurnal pada jurnal terakreditasi SINTA 3 sebagai bagian dari proses penyelesaian tugas akhirnya. Langkah tersebut menjadi pengalaman berharga dalam mengembangkan kemampuan menulis ilmiah dan mengenal dunia penelitian, yang sejalan dengan bidang pendidikan matematika yang ditekuninya.

Namun, perjalanan Yuhaniza selama menempuh pendidikan tinggi tidak selalu berjalan mulus. Pada akhir tahun 2025, ia mengalami kecelakaan yang menjadi tantangan tersendiri dalam menyelesaikan tugas akhir. Situasi tersebut sempat membuatnya merasa putus asa dan mempertanyakan kemampuannya untuk menuntaskan perkuliahan. Meski demikian, dukungan dari dosen pembimbing, keluarga, dan teman-teman menjadi sumber semangat yang membantunya kembali melanjutkan perjuangan.
Di bawah bimbingan Dr. Duskri, M.Kes., serta dukungan orang-orang terdekat, Yuhaniza berusaha menyelesaikan tanggung jawab akademiknya hingga akhirnya mampu menuntaskan perkuliahan dalam waktu empat tahun. Perjalanan tersebut menjadi pengalaman yang bermakna, terutama dalam memahami bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh ketekunan, dukungan, dan kemauan untuk terus berusaha di tengah berbagai tantangan.
Berbagai pengalaman dan pencapaian tersebut mengantarkan Yuhaniza Putri menjadi salah seorang mahasiswa berprestasi di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry. Ia menunjukkan bahwa kesibukan dalam organisasi, kegiatan nonakademik, dan pekerjaan tidak harus menjadi penghalang untuk menjaga prestasi perkuliahan, selama dijalani dengan komitmen dan pengelolaan tanggung jawab yang baik.
Perjalanan Yuhaniza menjadi gambaran tentang pentingnya keseimbangan antara prestasi akademik, pengembangan minat dan bakat, kepemimpinan, serta kontribusi kepada lingkungan sekitar. Berawal dari inspirasi seorang ibu, ia terus melangkah untuk mengembangkan diri sebagai calon pendidik dan peneliti di bidang pendidikan matematika. Pengalaman yang dilaluinya menjadi pengingat bahwa proses menuju keberhasilan bukan hanya tentang pencapaian yang terlihat, tetapi juga tentang perjuangan, konsistensi, dan keberanian untuk menyelesaikan apa yang telah dimulai.
[]
