
Perkuat Jejaring Global, Prodi PMA UIN Ar-Raniry Berpartisipasi Aktif di Simposium Internasional ke-14 SEAMEO-University of Tsukuba
Asosiasi Kementerian Pendidikan Asia Tenggara (SEAMEO) kembali melaksanakan symposium yang ke -14, bekerja sama dengan Tsukuba University, Jepang. Simposium ini dilaksanakan secara hybrid, di University of Tsukuba dan disiarkan secara live melalui platform YouTube dan Live Facebook. Program Studi Pendidikan Matematika (PMA) mengikuti kegiatan ini secara daring dari Kantor Program Studi Pendidikan Matematika, Gedung B Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.
Simposium yang mengambil tema “Empowering Learning Futures: Digital Transformation for Equitable and Sustainable Education” dilaksanakan selama dua hari, sejak tanggal 5 sampai 6 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk (1) mempertajam pemahaman bagaimana transformasi digital dapat memperkuat pembelajaran di masa depan; (2) memperkuat kolaborasi antara Asia Tenggara dan Jepang dalam bidang akademik, kebijakan publik, dan pelaksanaan inovasi oleh pusat-pusat cabang SEMEO, meningkat pemerataan kesempatan belajar untuk semua, dan keberlanjutan pendidikan digital; serta (3) membuat kebijakan yang mungkin dapat dilaksanakan bersama di masa depan.

Ketua Program Studi Pendidikan Matematika, Dr. Nuralam, M.Pd menyatakan, bahwa acara ini sangat penting untuk dikuti untuk menambah wawasan yang berkaitan dengan perkembangan dunia pendidikan digital, juga sebagai wadah untuk membangun komunikasi dan kolaborasi akademik dengan pakar-pakar bidang pendidikan di Asia Tengara dan Jepang. Terutama yang berkaitan dengan bagaimana menyikapi transformasi pendidikan digital untuk keberlangsungan pendidikan di masa depan.

Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Prof. Safrul Muluk, M.A., M.Ed., Ph.D, menyambut baik inisiatif Prodi Pendidikan Matematika untuk turut serta mengambil peran aktif dalam kegiatan global ini. Hal ini juga sebagai wujud nyata komitmen Prodi Pendidikan Matematika dalam mendukung UIN Ar-Raniry menuju World Class University.
Para dosen dan mahasiswa sangat antusias dalam mengikuti kegiatan yang difasilitasi oleh pakar-pakar yang sangat mumpuni di bidangnya. Di samping itu, terdapat sesi paralel dengan sub-tema yang sangat relevan dengan Pendidikan Matematika, yakni “Advancing Inclusive STEM and Digital Health for Sustainable Development”. Tema ini sangat urgen untuk dipahami oleh dosen, guru, dan calon guru matematika, karena berkaitan dengan bagaimana merencanakan pembelajaran sains, teknologi , rekayasa, dan matematika (STEM) agar dapat saling terintegrasi dan memberi dampak positif bagi perkembangan peserta didik.
